alterntif text
Jun 27 2012

AGEN TARUHAN ONLINE: Prandelli : Jermain Sukses Bina Pemain Muda

http://i47.tinypic.com/9jgkkz.jpg
AGEN TARUHAN ONLINE: Prandelli : Jermain Sukses Bina Pemain Muda
. Pelatih Italia, agen taruhan online Cesare Prandelli, tetap optimistis jelang pertemuan melawan Jerman di semifinal Euro 2012. Kendati demikian, ia mengakui Jerman lebih unggul lantaran sukses agen taruhan online membina pemain muda.

Prandelli dari jauh-jauh hari mengatakan bahwa mereka tak akan tampil defensif kala menghadapi Jerman. Ia lebih memilih timnya kebobolan lewat serangan balik, ketimbang harus dipaksa bertahan selama 20 menit oleh Philipp Lahm dkk.

Namun, agen taruhan online ada sisi lain yang membuat Prandelli harus mengakui bahwa Jerman lebih unggul.

Usai disingkirkan Italia di Piala Dunia 2006–dan akhirnya hanya mampu duduk di posisi tiga dalam turnamen yang digelar di negara sendiri–, Jerman berbenah. Sadar pemain-pemain andalannya mulai tua, mereka mulai menengok pada pemain muda.

Sementara Italia berjaya di Piala Dunia, Jerman melihat ke dalam negara mereka sendiri dan membangun ulang kekuatan. DFB, selaku federasi sepakbola Jerman, ikut membantu mengembangkan pembinaan pemain muda ini. Meski, faktanya, program pembinaan tersebut sudah mereka lakukan sejak tahun 2002 silam.

DFB mengeluarkan peraturan yang mewajibkan 36 klub yang bermain di Bundesliga 1 dan 2 untuk memiliki akademi yang mandiri. Bila ada klub yang menolak keputusan untuk mendirikan akademi pemain, maka klub itu tak akan mendapat lisensi mengikuti Bundesliga. Singkatnya, klub didorong untuk mengembangkan pemain-pemain muda.

Alhasil, jadilah Jerman yang seperti sekarang. Belum habis kekaguman publik atas talenta Mesut Oezil dan Thomas Mueller di Piala Dunia 2010, mereka kini sudah memunculkan nama-nama seperti Mario Goetze dan Marco Reus.

Lebih lanjut lagi, banyak pemain di skuat Jerman saat ini yang berusia di bawah 25 tahun. Sebut saja Goetze (20 tahun), Reus (23 tahun), Lars Bender (23 tahun), Andre Schuerrle (21 tahun), hingga Marcel Schmelzer (24 tahun).

“Mereka ada beberapa tahun di depan kami. Setelah Piala Dunia 2006 mereka fokus pada pemain-pemain muda dan kini mereka punya skuat yang hebat,” ucap Prandelli seperti dilansir Reuters.

Jadi, mampukah Jerman membalas kekalahan dari Italia di Piala Dunia 2006? Jawabannya bisa kita temui pada Jumat (29/6/2012) dinihari WIB mendatang.

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment